Kita dahulu

gunung di belakang kita itu
pernah menyimpan jejak pendakian dulu
saat kita jatuh cinta pada biru langit
dan edelweis

barangkali tetes keringat kita telah
berumah di tanah menyuburkan begonia
yang seringkali dahannya kita sesap kala dahaga

aku dan kamu pernah begitu mau.

melangkah naik menghiraukan lelah
menepis kata sudahlah demi indah di depan sana.

aku dan kamu kini terperangkap waktu.
tinggal di suatu masa saat semua hanya bisa diingat

3 thoughts on “Kita dahulu

  1. barangkali kita punya rasa yg sama…
    ttg gunung, hijau pohon pinus, kabut yg merebah, bau rumput..saat keringat menyeringai kaki yg mulai lelah mendaki..

    ah, rasa kita memang sama..
    hanya bisa mengingat…

    *kapan ya naik gunung lagi…kali ini tdk berdua saja, tp dgn anak2?*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s