Pada Subuh Aku Rubuh

Pada subuh aku rubuh
Selepas mencarimu dalam kelip bintang dan remang rembulan
Dimana kau berada,
apakah sedekat yang dikatakan meraka ?

terlalu berjelagakah hatiku untuk bisa melihat nur yang
Kaupancar
Telah pincang kusandang beban rindu
melepuh jemari kaki menanjak menyusur jalan-Mu
dan cintaku belum juga bisa kusepuh
secemerlang kencana milik para syuhada
yang rela Kau cabut nyawanya demi mempercepat saat
memeluk-Mu

Pada subuh aku rubuh
tersungkur menyerahkan segala rindu
di hamparan sajadah lusuh
yang kian kusut kuremas dalam kalut merebut
cinta-Mu

36 thoughts on “Pada Subuh Aku Rubuh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s