Embun

Dew

Dew

aku luruh
merengkuh tubuh
selembar daun

berpendulum diiramakan angin musim
bergelayut pada lengan waktu
sambil menanyai matahari

kemana lagi bergulir,
jika daun ini yang terakhir.

29 thoughts on “Embun

  1. Saya gak pintar bikin puisi, cuma kalo ingat puisi saya ingat syair lagu Iwan Fals berikut ini :
    ………………………
    Acap kali rintih memaki
    Setiap duka tuding Ilahi
    Jangan salahkan kecewa kami
    Bosan dalam irama takdirmu
    Walau ku tak terganggu

    Bukankah kau maha tahu
    Pengasih penyayang
    Namun mengapa selalu saja
    Itu hanya cerita
    ……………………..

    Itu adanya di lagu TOLONG DENGAR TUHAN (GALUNGGUNG)

    Salam

  2. RAIHLAH โ€œJATI DIRI MANUSIAโ€.. untuk

    MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA

    SALAM CINTA DAMAI DAN KASIH SAYANG

    โ€˜TUK SEMUA SAHABAT SAHABATKU TERSAYANG

    โ€ I LOVE YOU PUUUUULLLLLLLLLLL โ€œ

  3. Apa yang telah terjadi biarlah terjadi
    tidak akan pernah disesali kembali meski
    seiring waktu,dedaunan akan tumbuh meruntuhhkan dan meluluhlantakkan segenap jiwa dan nuansa

  4. omiyan ;
    kira-kira kemana ya dia berhembus๐Ÿ™‚

    yustha tt ;
    mau dung, baca…

    elia|bintang ;
    hehehe…iya, kok pas sama booming 2012 yak

    KangBoed :
    pesan yang bagus. i love yu pullllll juga :))

    ikiakukok :
    salam buat embunnya…

    sedjatee :
    ke hatikuuuu….

    ajikinai:
    wow, pasti dulu biologi dapat 10 yak :))

    kabol :
    janji, nggak akan nyesel deh

    demoffy :
    PD aja, ya…benar.๐Ÿ™‚

    alisnaik :
    terima kasih dan dimaafkan :))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s