Bocah Pantai

mari sini,
kukeramasi pakai kembang melati
biar wangi, biar bersih, biar putih
putih jelas serupa susu sapi
belum tercelup coklat dan kopi

mari sini,
lari lari di sekitar eyang putri
bernyanyi lala lili
sembari menaikkan balon warnawarni
tinggi ke sana tinggi ke langit

di sana di jauh kutunjuk gubung penceng
itu penunjuk arah nelayan biar tak oleng
nelayan yang ayah, ayah yang nelayan
entah kapan dia pulang ke rumah
mungkinkah dia lupa arah
padahal di sana ada gubuk penceng
atau gubung penceng tlah enggan menjadi pemandu ayah

mari sini,
duduk santai di pantai
senyum riang senyum santai
menertawai cumi cumi genit sendiri
sembari menghitung ini sudah berapa hari

berapa hari ayah tak pulang
ayah yang nelayan, nelayan yang ayah
mari mendoa setiap senja setiap fajar
semoga perahu ayah tak sesat di samudra

mari sini,
bergulingguling di atas lantai
bicara kita tentang si kikuk yang terantai
menertawai biar lupa kau pada rindu masai
biar kujilat air matamu yang meramai

15 thoughts on “Bocah Pantai

  1. sukaaa

    ^_^

    aku juga suka Sapardi Djoko Damono,
    waktu keas 3 SMA belajar puisi2na
    tapi gk bisa bikin puisi kek diatas..

    hihi

    boleh pasang link na di blog kuh?

    lam kenal yaa

  2. masih bisa lihat gubug penceng juga, LIN?… hehehe… musim hujan gini, gubugnya ngilang terus, ketutup mendung… salam sukses…

    sedj

  3. Hii…. buat yang lagi manyun, buat yang lagi senang, buat yang lagi mau berbagi daaaannnn yang hobby belanja… mampir yuk ke http://www.ipopscollections.com

    Kamu bakal dapat Jam Tangan Branded, TAS BRANDED dengan berbagai merek kayak: Louis Vuitton, Gucci, Chanel, Hermes, Burberry, Prada, Tod’s dll…

    Harga Murah Abiesss🙂

    CU There,
    Poppy

  4. alfarolamablawa :
    salam hangat dan persahabat. maknanya ya…begitulah, hehe tergantung pemaknaan masing-masing ya baca

    Ruang Hati :
    terima kasih, jadi pengen nambah warna lain lagi…

    Meliana :
    lanjutannya bagus…nih, mari berkolaborasi :))

    sunarnosahlan ;
    kerinduan tak selalu biru mengharu, mencoba cara lain mengatakannya🙂

    ajikinai :
    hayo, sesuatu apa itu maksudnya. nyanyi, mari mari kita nyanyi :))

    Andi :
    senyum lebih baik🙂

    Fiya :
    saya terinspirasi banget sama puisinya yang keren-keren ituh

    demoffy :
    yup, benar

    alisnaik :
    bocah nelayan itu, bisa juga dinamai lintang yak. ide bagus🙂

    sedjatee :
    ingat dung, tapi iyah, ujan begini ngga ada dia

    JakaPrasetya :
    nyiur dah ditebangi buat cottage..hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s