Merayakan Dingin

rapatlah ke sini,
bawa serta kopi dan martabak manis
kita kan berpesta dipeluk jaket hitam pendiam
yang tlah lama mendekam di lemari jati.

dingin yang kauingin
tlah datang, memeluk hingga tembus lapisan ari.
tuntas sudah rindumu berpuluh minggu lalu.
tak perlu lagi kautanya kemana dia sembunyi selama ini.

mungkin dia terusir karbondioksida atau metana,
yang akhir-akhir ini mereka sok menguasai alam.
membuat kita resah menahan gerah. lalu kita berbisik
di birai jendela memanggil dingin berkali-kali.

dingin mungkin pura-pura tuli, atau dihadang mereka
ketika ingin menemui kita. arkian dia berbalik naik ke bukit.
kini dia tlah disini menyanyi lalalala
dan kitapun turut menggoyangkan kepala dan kaki.

58 thoughts on “Merayakan Dingin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s