Bahu Untuknya

sesat matamu terperangkap di wajah
bermata bongkah.
tak ada kata tumpah dari bibir semerah saga.

kata-kata Dante yang kaubaca ulang pun,
tak lantas melukis senyum
pada wajah sekelabu mendung.

penghiburan apalagi yang bisa kauberi,
menari poco-poco atau srimpi ?
atau diam menyediakan bahu tuk disinggahi.

Iklan

28 pemikiran pada “Bahu Untuknya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s