De Javu

kau datang, aku pergi. di pintu jati sebuah gedung kita berpapasan. namamu tak kutahu. namaku mana kau tahu. meski begitu kau pun tersenyum. gigimu seputih susu. de javu.

di masa entah, mungkin kita pernah duduk satu meja, membahas headline sebuah koran. lantas beralih pada kolom-kolom tentang perang, investasi, bencana alam, intrik elite, ramalan ekonom negeri, pun kartun komedi satir. setelahnya, matamu singgah di wajah, menawariku jus buah. pipiku merona merah, mengiyakan jus buah. itu, tidak hanya sekedar jus buah kan ?

di masa entah, apakah itu benar-benar terjadi atau hanya ilusi ? atau de javu. kau hanya orang asing hari ini. aku berlalu pergi dari gedung itu. bayanganmu turut menyusupi dendroit. menabuh impuls sel abu. mengusikku ketika pukul sepuluh malam. mengusirku dari mimpi, pun mengusirku dari keterjagaan. dimana aku kini ? di dunia antara yang tak kutinggali. bersamamu yang hanya khiali. serta endorphin yang tak henti menyemarakkan sepi. bergumam irama pavaroti.

2 thoughts on “De Javu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s